cuma sekarang toppings yang tersedia beda beda, ga cuma bubble aja.
smakin banyak rasa yang ditawarkan atau smakin aneh toppings yang tersedia
disitulah orang orang mulai berkumpul , penasaran , ada yang mulai me favoritkan minuman tersebut
atau ada juga yang mulai berkenalan dgn rasa rasa baru yang sebelumnya belum pernah di coba
entah kenapa, saat ini, gue ngerasa kurang lebih begitu lah penjelasan dari arti kehidupan
in a simple way.
daripada having a quality time and having a nice conversation
with beloved friends, they rather went to someplace yang disebut sebut lagi trend, dan smua nya UNTUK
mempromosikan or rather memamerkan keberadaan mereka di restoran tersebut,
ato ada yg sibuk sesi poto poto makanan sampe kebetean sendiri saat ada salah satu temen yang ud
nyomot makanan itu dengan tidak sengaja merusak penampilan makanan tersebut.
ok. why is this issue become a problem in my mind, well basically lama kelamaan g ngerasa kita
mulai melakukan segala sesuatu nya sebagai objek utk di perhatikan/di pamerkan/ sebagai suatu
gambaran bagaimana kita mau dipandang oleh publik.
yah namanya juga jaman nya sosial media. segala sesuatu nya di jadikan pencitraan jadi diri.
i am not against all of those things that i mention above,
jadi gue ga mau di sambit pake batu kalo suatu hari di path gue, gue juga sering mention where i am at,
or what i am eating.
but, the BIG difference is, i am sharing those information to people that i consider as my close friends
or whom i feel comfortable sharing with.
ada yang bilang gue gila, norak, alay, ato lucu. whatever they think about me, gue ga mencoba utk menjual
ato mempromosikan sesuatu yang bukan 'diri gue'
tapi baru akir akir ini gue belajar, karena di bilang ALAY ama mantan gue, belajar untuk mikir,
kenapa sih, kita akirnya peduli banget apa yang orang lain pikirin tentang kita?? o oke so i gotta check in
or displaying my healthy lifestyle because because I WANT THEM TO SEE ME AS A HEALTHY
PERSON, or, OH MAY GAWD i am so going to HANG OUT IN THIS BLA BLA RESTAURANT
WITH MY ASIK GAUL BLA BLA FRIENDS. yang kece banget pas di poto gitu deh..
errr..
what ever happened to the world before social media happened?? LOTS ACTUALLY.
we hang out at our friends house, watching dvds together, or we go to the hair saloon together,
we talk about things that we would not forget, we laugh at something really funny and didn't really
care about what's beeping at our mobile phone.
as i write this down, i was sitting at my favorite spot, at Gading serpong mall, favorite spot bagi gue adalah
tempat yang menyediakan TEH TARIK (tentunya) ato traditional coffee, tempat yang sepi ga terlalu rame
this is what i miss about my singapore days. a ME TIME to self reflect about what is happening to our
life lately, ato istilah nya buat ngaca, akir2 ini salah gue apa, atau saat saat dimana kita bs berfikir jernih
mesti berbuat apa, dan untuk bersyukur. smuanya ini pasti kepikiran aja, saat kita punya waktu untuk diri
kita sendiri.
people who are afraid to be alone are the loneliest people in fact. those who use their alone time
as a time to reflect, grateful and to observe are the most happy and joyful people in fact. in my
opinion.
so what i was trying to say ; the world is changing my friend, gloriously, rapidly.
but it doesn't mean that it is for you to FOLLOW, to JUDGE, to put people under different categories.
NO NO.
ga punya path, ato ga suka mention lagi di gym, bukan berarti ga suka ke gym ato ga gaul. ato sebaliknya
mention lagi di gym belom tentu nge gym! hayo!
and quality time was rare to find. ayo, coba lebih fokus ama 'pegi dengan siapa nya' daripada 'pegi kemana nya'
ato lebih fokus dengan 'kualitas pembicaraan nya' daripada 'pamer makanannya'
rasa yang di tawarkan dunia saat ini banyak loh. justru kalo kita terbawa kita akan bingung sebenernya
yang penting itu apa yang kita fikirkan ato apa yang publik fikirkan?
gue bersyukur, dengan usia yang lumayan tua ini gue masi bisa enjoy this so called new generation era in
my own way, dan gue juga punya my kind of 'OLD AND TRADITIONAL' me.
sebagai anak jakarta yang masi tetep pengen eksis, g demen pergi ke kafe kafe, DI HARI WEEKDAYS
only karena menurut gue sabtu dan minggu penuh dengan anak2 abg yang lagi seneng seneng nya bergaul
dari mall ke mall
sedangkan untuk weekend gue lebih seneng di rmh baca buku, liat review review musik baru ato
ke toko buku dan toko kaset kesukaan sambil ngeliatin strangers. HA!
gotta keep yourself the real you guys,
as much as i like cha time hazelnut milk tea, tetep gue ga bisa nolak teh tarik panas, dengan butter
sugar toast sebagai pendamping
atau, seberapa eksis nya gue di path / instagram / pinterest tetep gue ga bisa lepas dari yahoo.com.sg news ato
detik.com supaya ga ketinggalan berita
atau, seberapa keren nya social media yang beredar, gue masi tetep feel comfortable with my
so called PUBLIC DIARY yaitu blog ini lah.
people can say anything they want, but to be brave to say NO or SPEAK UP your mind is the only
line that makes you stands out from others.
jadii bapa bapa ibu ibu, let'S stop speculating or judging yo. social media is another personality
yang untuk sebagian orang mgkn untuk mendisplay another side of him/her atau utk sebagian orang
cuma sebagai produk untuk mencerminkan jati diri mereka yang sesungguh nya.
but if you have to ask, bubble tea or teh tarik. definitely teh tarik, most of the time.
too many memories, too many love stories. :)
eh, mendadak m
No comments:
Post a Comment